Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Setelah ditetapkannya Provinsi Riau khususnya Kota Pekanbaru berstatus tanggap darurat asap. Pemerintah Kota(Pemko) Pekanbaru telah menyiapkan dana cadangan sebesar Rp 1 Milyar. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Musa mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah menerima pengajuan proposal dari Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran(BPBPK) Kota Pekanbaru untuk permintaan pencairan dana tanggap darurat asap.

"Permintaan pencairan dana penanggulangan bencana harus melalui satu pintu yakni BPBPK. Jadi bagi SKPD terkait yang butuh dana itu harus melaluinya dan akan diteruskan ke kita,"jelasnya. Selasa (29/9)

Untuk Kota Pekanbaru sendiri, lanjut Musa dana cadangan tanggap darurat asap sedang dalam proses. Kemungkinan hari ini sudah bisa dicairkan.

"Jadi hari ini dana tanggap darurat sudah kita cairkan lebih kurang sekitar Rp. 500 juta,"jelasnya.

Musa menambahkan, pencairan dana darurat asap ini tidak bisa dilakukan serta merta dan harus melalui proses verifikasi.

"Dana darurat asap ini  tidak bisa  langsung dicairkan Rp. 1 Milyar, dan harus diverifikasi dulu. Akan kita lihat dulu kepentingannya, harganya serta akan kita berikan pertimbangan kepada SKPD pemohon,"ungkapnya.

Ketika ditanya dalam pengajuan proposal tersebut, peruntukan dananya untuk apa? Musa mengatakan bahwa dalam permohonan mereka,  dana itu akan digunakan untuk membeli obat-obatan, minyak kendaraan, masker dan sebagainya yang berhubungan dengan bencana kabut asap.

"Yang jelas hari ini dana darurat bencana asap sudah ditransfer  kepada SKPD terkait,"tutupnya.(rri.co.id)

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD