Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Pengurangan Dana Bagi Hasil ( DBH) berdampak kepada Kondisi Keuangan Pemerintah Kota Pekanbaru dimana saat ini Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Diminta Melaksanakan Kegiatan Berdasarkan Skala Prioritas serta langsung menyentuh Masyarakat. Hal ini Disampaikan oleh Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Alek Kurniawan, MSi.

Alek Mengatakan Penurunan DBH bukan Hanya dialami Kota Pekanbaru tapi hampir semua Kabupaten Kota di Riau yang mengalaminya, oleh karena itu hendaknya SKPD Melaksanakan Kegiatan dan Program yang langsung menyentuh masyarakat dan membuat Skala Prioritas, "SKPD diminta melakukan penghematan karena memang DBH kita turun, sesuai intstruksi Walikota seluruh SKPD Harus membuat Program dan kegiatan yang terukur serta langsung menyentuh ke masyarakat," tegas Mantan Kabag Humas ini.

Alek Juga menepis isu-isu miring selama ini bahwa kondisi keuangan pemerintah kota dalam keadaan defisit," bagaimana mengatakan defisit kegiatan belum jalan, Namun memang dampak penurunan DBH dan tidak tercapainya target PAD berpengaruh dengan kondisi keuangan Pemerintah," ujarnya

Alek juga meminta kepada masyarakat tidak terpengaruh dengan isu- isu yang tidak benar kondisi keuangan pemerintah kota masih dalam keadaan baik dan SKPD sudah bisa mengajukan permintaan kepada Keuangan Pemerintah Kota dengan bukti dan laporan yang jelas," silahkan ajukan anggaran tapi tentu harus ada laporan dan bukti yang jelas," tutupnya (lintasriau.com)

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD