Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Memasuki awal Maret 2016 ini, masih ada beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Pekanbaru yang belum menyerahkan laporan keuangan mereka ke Bagian Pengelola Keuangan dan Aset (BPKAD). Hal ini disampaikan Sekretaris BPKAD Pekanbaru, Alek Kurniawan, pada Kamis, 3 Maret 2016.

Ia menyebutkan Dispenda, Dinas PU Bina Marga dan Dinas Cipta Karya serta Dinas Kesehatan belum menyerahkan laporan keuangan akhir tahun 2015 secara lengkap.

"Ini sudah awal bulan Maret, pada tanggal 31 Maret 2016 mendatang ini akan kita laporkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK, red) untuk di audit. Hal ini juga ditentukan laporannya dari kawan-kawan SKPD," kata Alek.

Alek mengatakan sebenarnya APBD 2016 sudah bisa digunakan untuk program skala prioritas. "Juga bisa digunakan untuk bayar rekening listrik dan telepon serta hal urgent lainnya," katanya.

Namun adanya beberapa SKPD yang belum menyerahkan laporan keuangan 2015 kemarin hingga saat ini, BPKAD Pekanbaru mengambil kebijakan untuk tidak mencairkan dana SKPD yang bermasalah ini.

"Secara tak langsung kita beri sanksi adminstratif. Hal ini untuk menekan agar SKPD yang belum menyelesaikan laporan akhir tahunnya untuk segera diselesaikan," ujarnya.

Ia mengkhawatirkan jika SKPD yang bermasalah ini tidak ditekan, laporan keuangan yang akan diaudit BPK di penghujung maret ini akan bermasalah. "Laporan keuangan yang baik, kan juga ditentukan oleh SKPD yang ada di Kota Pekanbaru," tutupnya. (riausky.com)

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD