Beranda
  • header2
  • header
  • header3

PEKANBARU - Plt. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, S.P, M.Si menghimbau kepada seluruh pihak kecamatan untuk proaktif dalam menjemput honorarium imam mesjid paripurna mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan.

Berdasarkan fakta yang ada di kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Pekanbaru terhitung bulan Juli seluruh honorarium imam mesjid paripurna sudah dibayarkan. Rinciannya, untuk 12 mesjid paripurna kecamatan dari bulan Januari hingga Juli. Untuk 58 mesjid paripurna kelurahan dimulai pada bulan Mei hingga Juli. 

Plt. Kepala BPKAD menjelaskan untuk pencairan selanjutnya, pihak kecamatan diharapkan untuk proaktif dalam menyusun administrasi pencairan dana. Sehingga tidak terjadi keterlambatan pembayaran honorarium imam mesjid paripurna. Selain itu Plt. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru juga menghimbau untuk seluruh jajaran pengurus mesjid paripurna untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi antar kedua belah pihak di kemudian hari.

"Kita tidak ingin terjadi adanya salah persepsi nantinya yang dipicu oleh anggaran, karena notabenenya mesjid adalah tempat kita berdakwah dan menyiarkan agama Allah, " ujarnya Plt. Kepala BPKAD Jumat (30/09) di ruangannya.

"Karena awal diusungnya program mesjid paripurna oleh Pemerintah Kota Pekanbaru ini bertujuan untuk mewujudkan visi misi kota menjadikan Kota Pekanbaru menjadi kota metropolitan yang madani, yang intinya kota yang modern namun tetap agamis, nyaman, tentram dan damai bagi lingkungan dan masyrakatnya". Tutup Plt. Kepala BPKAD Kota Pekanbaru. (RF/BPKAD)

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD