Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Pekanbaru-Pemerintah Kota Pekanbaru sudah mencairkan gaji petugas Mesjid Paripurna bulan Januari-Maret tahun 2017. Hal ini dibenarkan oleh Plt. Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan SP, M.Si Selasa 18 April 2017.

Dikatakan Alek, walaupun masih ada yang belum namun BPKAD menghimbau pihak kecamatan untuk segera melengkapi persyaratan untuk pencairannya. "kepada  camat dan lurah untuk agresif dalam menjemput honorarium imam mesjid paripurna mulai dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan.

Berdasarkan data yang dihimpun tim BPKAD kota Pekanbaru terhitung bulan Januari-Februari seluruh honorarium imam mesjid paripurna sudah dibayarkan dengan total hingga kini 1,6 Milyar. Rinciannya untuk 12 mesjid paripurna kecamatan dari bulan Januari hingga Februari. Untuk 58 mesjid paripurna kelurahan Januari-Maret tahun 2017.                               

"Untuk pencairan selanjutnya, kita minta pihak kecamatan untuk agresif dalam menyusun administrasi pencairan dana. Sehingga tidak terjadi keterlambatan pembayaran honorarium imam mesjid, " ungkap Alek.

Dikatakan Alek, ia juga menghimbau seluruh jajaran pengurus mesjid paripurna untuk selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan, sehingga tidak terjadi miskomunikasi antar kedua belah pihak.

"Kita tidak ingin terjadi adanya perpecahan yang dipicu oleh anggaran, karena notabenenya mesjid adalah tempat kota berdakwah dan menyiarkan agama islam dan mendekatkan diri kepada Allah, SWT," sebut Alek.

Dilanjutkan Alek, diusungnya program mesjid paripurna oleh pemerintah kota Pekanbaru bertujuan untuk mewujudkan visi misi kota menjadikan kota yang madani. (RF/BPKAD)

 

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD