Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Pekanbaru-Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru kembali melakukan inovasi baru dalam menyelamatkan dan mendata aset milik pemerintah Kota Pekanbaru. Hal Tersebut diungkapkan oleh Plt. Kepala BPKAD Alek Kurniawan, SP, M.Si di ruang kerjanya, kemarin Senin (12/06) usai menemani Walikota Pekanbaru Firdaus menerima Laporan Hasil Pemeriksaan yang meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam hal ini BPKAD akan menyempurnakan pendataan aset dan mengantisipasi penyalahgunaan kendaraan operasional yang diberikan kepada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam waktu dekat seluruh kendaraan operasional akan diberi logo unit OPD Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Surat edaran pemasangan logo di kendaraan operasional, sudah kami ajukan kepada pimpinan (Sekretaris Daerah) dan tinggal ditandatangani, jika sudah ditandatangani maka kita mulai berlakukan di lingkungan Kantor Walikota," papar Alek.

Alek kembali menjelaskan dengan adanya logo tersebut maka seluruh kendaraan operasional bisa dipantau penggunanya dan mudah dalam mengontrol serta masyarakat tahu mana yang menjadi aset Pemerintah Kota Pekanbaru karena diperuntukan khusus hanya untuk operasional OPD bersangkutan.

"Pemasangan logo pada kendraan operasional di OPD Pemerintah Kota Pekanbaru ini bersifat wajib, sehingga penataan aset lebih transparan dan efisien," sebut Alek.

Mengapa pemasangan yang sama tidak berlaku bagi kendaraan jabatan? Alek menyebutkan, kebijakan itu memang diutamakan untuk kendaraan operasional saja. Karena untuk mobil jabatan, sudah ada perwakonya.

"Kalau mobil jabatan penggunaan nomor polisinya sudah ada perwakonya, semisal dua digit untuk kepala dinas dan badan serta 3 digit untuk sekretaris atau kabid," jelasnya (RF/BPKAD)

 

 

Kepala BPKAD

Drs. H. Syoffaizal M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD