Beranda
  • header2
  • header
  • header3

Pekanbaru - Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru terus melakukan terobosan dan inovasi baru demi tercapainya Pekanbaru Kota Smart City yang Madani. Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan mengatakan bahwa BPKAD akan menerapkan transaksi non tunai, hal tersebut tersebut dilakukan guna memberikan pelayanan yang cepat dan akurat.

"Kami melaksanakan program transaksi non tunai, yaitu nanti transaksi kita tidak ada lagi yang tunai. Jadi langsung ke rekening-rekening. Apakah PNS atau rekanan,” ujar Alek  Kamis (28/9).

Alek mengatakan program transaksi non tunai ini sekaligus untuk mewujudkan Pekanbaru yang smart city madani sekaligus mencegah terjadinya pungli. “Nanti tidak ada transaksi tatap muka, mewujudkan smart city sekaligus menghindari terjadinya pungli,” sebut Alek.

Dijelaskan Alek, program ini sudah berlangsung sejak dua bulan lalu. “Sudah kita laksanakan. Jadi Seperti saya ada honor atau perjalanan dinas, jadi tidak tunai langsung ditransaksi ke rekening saya,” kata Alek.

Ditambahkan Alek, pada bulan November mendatang BPKAD akan bekerjasama dengan  Bank Riau Kepri untuk menyiapkan aplikasi.

“Ini penjajakan awal November dalam bentuk aplikasi. Bekerjasama dengan Bank Riau Kepri. Nanti tinggal pakai mesin atau smartphone, bendahara langsung masuk. Kita percontohan pertama. Inginnya semua OPD lain menerapkan itu, termasuk kepada rekanan. Jadi tidak ada lagi transaksi tatap muka menghindari pungli atau hal-hal yang tidak diinginkan,”  tutup Alek. (RF/BPKAD)

Kepala BPKAD

ALEK KURNIAWAN, SP, M.Si
Plt. Kepala BPKAD 
Kota Pekanbaru

Informasi SKPD