Subbid. Akuntansi dan Pelaporan Belanja

Pekanbaru-Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pekanbaru Tahun Anggaran 2015 ke kantor Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan RI Provinsi Riau Kamis (31/3).

Dari 12 kabupaten/kota di Provinsi Riau, Kota Pekanbaru merupakan Daerah yang pertama kali menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Penyerahan LKPD dilakukan di ruang kerja Kepala perwakilan BPK RI Provinsi Riau. "Ini kewajiban pemerintah daerah setelah APBD disahkan," ungkap Wawako. LKPD Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2015 berbasis akrual, sebagaimana amanah Permendagri No 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Akuntansi Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah. LKPD terdiri dari Neraca, Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasional (LO), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK).

Sesuai Undang-Undang terang Wawako, jangka waktu yang diberikan bagi Pemerintah Daerah untuk melaporkan LKPDnya tiga bulan sesudah berakhirnya tahun anggaran. "Laporan keuangan Pemko Pekanbaru ini diserahkan ke BPK untuk diaudit, dengan harapan LKPD Tahun anggaran 2015 mendapat opini yang diidam-idamkan oleh seluruh daerah di Indonesia yaitu Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)" tegas Ayat.

Dalam penyampaian LKPD Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi ditemani Sekdako Pekanbaru M Noer dan juga Sekretaris BPKAD Alek Kurniawan serta Asisten IV, di gedung BPK provinsi Riau. (RF/BPKAD)